Rabu, 23 Maret 2016



Pengertian dan Definisi Teknologi Informasi dan penerapan di Berbagai Bidang

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan teknologi informasi? Apakah teknologi informasi itu identik dengan komputer? Pertanyaan ini sering diutarakan dan untuk menjawabnya diperlukan pemahaman mengenai teknologi informasi itu sendiri.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Pengertian dan Definisi Teknologi Informasi: http://dosen.gufron.com/artikel/pengertian-dan-definisi-teknologi-informasi/1/
Teknologi informasi (Information Technology) biasa disingkat TI, IT atau infotech. Dalam Oxford English Dictionary (OED2) edisi ke-2 mendefinisikan teknologi informasi adalah hardware dan software, dan bisa termasuk di dalamnya jaringan dan telekomunikasi yang biasanya dalam konteks bisnis atau usaha. Menurut Haag dan Keen (1996), Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu manusia bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi. Menurut Martin (1999), Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang akan digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirim informasi. Sementara Williams dan Sawyer (2003), mengungkapkan bahwa teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi kecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Pengertian dan Definisi Teknologi Informasi: http://dosen.gufron.com/artikel/pengertian-dan-definisi-teknologi-informasi/1/
Dari definisi di atas, nampak bahwa teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer, tetapi juga termasuk teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain bahwa teknologi informasi merupakan hasil konvergensi antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Pengertian dan Definisi Teknologi Informasi: http://dosen.gufron.com/artikel/pengertian-dan-definisi-teknologi-informasi/1/
Teknologi komputer merupakan teknologi yang berhubungan dengan perangkat komputer seperti printer, pembaca sidik jari, CD-ROM, prosesor, disk, dan lain-lain. Komputer merupakan mesin serbaguna yang dapat digunakan untuk keperluan pengolahan data apa saja menjadi informasi yang berguna. Hal ini dimungkinkan karena komputer dapat dikendalikan oleh program yang terdiri atas sederetan instruksi. Komputer akan bertindak sesuai instruksi yang diterimanya dari program. Dengan kata lain komputer akan bertindak sesuai keinginan pembuat program.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Pengertian dan Definisi Teknologi Informasi: http://dosen.gufron.com/artikel/pengertian-dan-definisi-teknologi-informasi/1/
Teknologi komunikasi atau telekomunikasi merupakan teknologi komunikasi jarak jauh. Termasuk teknologi telekomunikasi yang kita gunakan sehari-hari adalah telepon, televisi, radio, handy-talky, handphone. Dikatakan sebelumnya bahwa teknologi informasi merupakan konvergensi antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi, saat ini teknologi telekomunikasi yang disebutkan di atas telah dapat digunakan untuk menghubungkan sejumlah komputer. Sehingga beberapa komputer dapat berkomunikasi satu sama lain dengan mudah. Inilah makna dari kata “konvergensi” di atas.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Pengertian dan Definisi Teknologi Informasi: http://dosen.gufron.com/artikel/pengertian-dan-definisi-teknologi-informasi/1/
Secara singkat, istilah Teknologi Informasi juga dapat disimpulkan sebagai:
Teknologi yang memanfaatkan komputer sebagai perangkat utama untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Pengertian dan Definisi Teknologi Informasi: http://dosen.gufron.com/artikel/pengertian-dan-definisi-teknologi-informasi/1/
Sementara pengolahan data dengan komputer tersebut juga dikenal dengan istilah Pengolahan data Elektronik (PDE) / Electronic Data Processing (EDP), didefinisikan sebagai:
Proses manipulasi data ke dalam bentuk yang lebih berguna berupa informasi dengan menggunakan komputer.

Teknologi informasi dalam berbagai bidang

Informasi, untuk zaman yang serba modern saat ini merupakan sebuah hal yang sangat penting dan harus dapat segera diakses oleh para pemakai yang membutuhkannya. Hal ini sebagai akibat makin beragam dan kompleksnya aktivitas mansia diberbagai sektor kehidupan. Dengan makin tingginya penemuan di bidang teknologi khususnya teknologi informasi, menjadikan teknologi ini sebagai jembatan yang mampu menghubungkan jutaan manusia dibelahan dunia dalam mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Teknologi informasi telah terbukti membantu memecahkan banyak permasalahan yang sering dihadapi manusia, terutama yang berkaitan dengan faktor kelemahan manusia. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang antara lain :





1. Bidang pendidikan(e-education)
 
Berkembangnya teknologi informasi telah melahirkan hal yang awalnya sulit diterapkan menjadi mudah dan menyenangkan. Hal tersebut salah satunya dapat ditemukan pada bidang pendidikan. Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidika yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Ini menggambarkan bahwa dengan adanya teknologi informasi, para siswa yang ingin mendapatkan ilmu tidak harus bertatap muka dengan pengajarnya seperti yang ada sekarang, cukup dengan megakses internet maka kegiatan belajar mengajar pun dapat dilakukan meskipun tidak 100% menggantikan sistem konvensional.
Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learning?. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan.Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya. Mason R. (1994) berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan informasi yang memungkinkan berinteraksi dan kolaborasi, bukannya gedung sekolah. Namun, teknologi tetap akan memperlebar jurang antara di kaya dan si miskin. Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi.
Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya akan bersifat “Saat itu juga (Just on Time)?. Teknik pengajaran baru akan bersifat dua arah, kolaboratif, dan inter-disipliner. Romiszowski & Mason (1996) memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia Communication (CMC) yang bersifat sinkron dan asinkron. Dari ramalan dan pandangan para cendikiawan di atas dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja “saat itu juga dan kompetitif.
Peranan teknologi informasi dalam pembelajaran ini juga selain membantu siswa dalam belajar adalah memiliki peranan yang cukup berpengaruh untuk guru terutama dalam pemanfaatan fasilitas untuk kepentingan memperkaya kemampuan mengajarnya.
Manfaat teknologi informasi bagi guru atara lain:
  1. Memperluas background knowledge guru
  2. Pembelajaran lebih dinamis dan fleksibel
  3. Mengatasi keterbatasan bahan ajar/sumber belajar
  4. Kontribusi dan pengayaan bahan ajar/sumber belajar
  5. Implementasi Student Active Learning (SAL), CBSA, dan PAKEM
Berdasarkan pernyataan diatas bahwa teknologi informasi memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan, baik dari segi proses belajar siswa ataupun membantu guru dalam membelajarkan siswa. Pada dasarnya teknologi informasi ini harus terus dikembangkan agar pemanfaatannya khususnya dalam dunia pendidikan bisa lebih dioptimalkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar